Wayang for Student 2019, Siswa Diajak Cintai Warisan Budaya Bangsa

KILASBANDUNGNEWS.COM – Sebanyak 560 pelajar mengikuti rangkaian kegiatan Wayang for Student 2019 yang diadakan di Auditorium Gedung B, Universitas Maranatha, Jalan Surya Sumantri, Selasa 29 Oktober 2019. Acara ini merupakan agenda tahunan yang bertujuan mengenalkan, sekaligus mengajak siswa agar terus mencintai wayang sebagai warisan budaya Indonesia.

Mereka berasal dari SMAN 1 Bandung, SMAN 7 Bandung, SMA BPI 2, SMK Pelita, SMPN 1 Cisarua, SMPN 1 Lembang, dan SMP Al Fallah. Khusus untuk jenjang SMA, tiap sekolah menampilkan pentas wayang orang dalam pergelaran tersebut.

Rangkaian acara Wayang for Student 2019 ini diisi pagelaran wayang orang yang ditampilkan para pelajar dan pertunjukan wayang dari dalang A.S. Hudaya.Selain itu ada juga aneka ragam lokakarya, seperti pembuatan wayang golek, cara memainkan wayang, dan mengenalkan tokoh wayang.

Acara tersebut merupakan kerja sama dengan BCA. Menurut Executive Vice President CSR BCA, Inge Setiawati menuturkan, kegiatan tersebut merupakan wujud dan komitmen perusahaannya dalam melestarikan budaya wayang dengan mengenalkannya kepada pelajar melalui cara yang edukatif dan menyenangkan.

“Kami percaya, leluhur kita ingin wayang tetap terjaga dan lestari di tangan anak-anak masa kini. Ini adalah salah satu aksi nyata,” tuturnya.

Ia berharap, pelajar saat ini jangan hanya mengetahui budaya luar dan melupakan budayanya sendiri. Wayang memiliki banyak jenis dan berkembang di berbagai daerah di Indonesia.

‚ÄúTidak hanya di Jawa, di Bali, Lombok bahkan di Singkawang pun ada. Saya harap, pelajar mengenal lebih dalam dan bisa mencintai budaya wayang,” kata Inge seperti dilansir dari laman Pikiran Rakyat, Rabu (30/10/2019).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat, Imam Santoso mendukung kegiatan tahunan yang digagas BCA tersebut. Ia berharap, selain melestarikan dan mencintai budaya wayang, siswa juga harus bisa mengambil pelajaran dari cerita perwayangan.

“Filosofi dalam perwayangan itu memiliki banyak hal untuk dipelajari,” ujarnya.

Selain Inge dan Imam, hadir juga Pengawas SMA Dinas Pendidikan Jawa Barat, Heri Susanto yang mewakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, Endang Susilastuti. Selain itu, hadir kepala sekolah dan guru dari sekolah masing-masing.***