Padalarang – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Forum Anak Jawa Barat melakukan Launching Program Ngabaso (Ngabring ka Sakola) yang merupakan gerakan berjalan kaki secara berkelompok menuju dan dari sekolah. Program ini ditujukan bagi siswa siswi tingkat Sekolah Dasar (SD).

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Jawa Barat, Poppy Sophia Bakur mengatakan, latar belakang Program Ngabaso merupakan salah satu program unggulan Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil yang merupakan sebuah wujud keseriusan Pemprov Jabar dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak.

“Program unggulan Ngabaso merupakan upaya menuju Provinsi Jabar yang layak anak melalui perwujudan Kabupaten dan Kota yang layak anak, sekolah ramah anak Puskesmas ramah anak,” katanya.

Menurut Poppy, program ini penting karena Provinsi Jabar yang terdiri dari 27 kota/ kabupaten memiliki berbagai permasalahan anak dihadapkan dengan situasi lingkungan sekitar yang relatif belum dapat dikatakan lingkungan yang aman bagi anak.

“Data dari Save The Children tahun 2014, di Jabar kecelakaan lalu lintas termasuk dalam 3 besar penyebab cedera, juga sebab utama kematian anak 5-14 tahun,” ucap Poppy, dalam sambutannya diĀ  Launching Program Ngabaso di Hotel Mason Pine Padalarang, Kab. Bandung Barat, Kamis (23/11/2018).

Poppy menyatakan, permasalahan akses serta keselamatan anak dari dan ke sekolah khususnya pada wilayah perkotaan disebabkan infrastruktur jalan dan kondisi lalu lintas yang tidak aman. Sedangkan di pedesaan akibat jarak sekolah yang sangat jauh serta kurangnya akses jalan yang aman menuju sekolah.

“Kita berharap Program Ngabaso ini menumbuhkan partisipasi anak-anak untuk turut ambil peran memecahkan persoalan rute sekolah, mendorong pemerintah memberikan perhatian terhadap pembangunan rute aman ke sekolah dan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk turut serta melaksanakan perlindungan anak-anak yang berjalan kaki menuju dan ke sekolah,” tuturnya.***


Rep: Suparno Hadisaputro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.