Kilas Bandung, Senin (22/10/2018)

KilasBandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal menerapkan kebijakan baru yaitu program Sholat Berjamaah Tepat Waktu (Bersatu) menjadi indikator penilaian bagi kinerja ASN Pemkot Bandung. Kasubag Bina Sosial dan Ketahanan Kesejahteraan Pemkot Bandung, Latief menuturkan, saat ini Pemkot masih melakukan pemantauan terhadap program yang digulirkan 26 September 2018 tersebut.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus segera percepat perbaikan maupun pembangunan akses, khususunya jalan tol menuju Bandara Internasional Kertajati. Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi (ISEI) Jawa Barat, Aldrin Herwany mengatakan percepatan akses menuju bandara diperlukan karena sangat membantu percepatan pembangunan di suatu daerah, khususnya yang berada di sekitar bandara.

Para wisatawan juga masyarakat Kota Bandung nantinya bisa berjalan kaki mulai dari Cihampelas hingga ke Dago. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung Arief Prasetya menjelaskan, hal itu memungkinkan dengan akan dibangunnya sky walk Cihampelas-Dago yang merupakan terusan dari sky walk cihampelas dan diharapkan bisa mengurai kemacetan lalu lintas di antara kedua kawasan belanja dan kuliner tersebut.

Organisasi Angkutan Darat (Organda) menghimbau konsumen untuk tidak mudah tergiur tawran menyewa armada bus pariwisata dengan harga murah. Wakil Sekjen DPP Organda, Jonggir Sitorus mengatakan terkadang yang menawarkan merupakan pengelola bus pariwisata yang tidak resmi dan sering terjadi kecelakaan.

Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung mendapat hibah alat pendeteksi dini gempa bumi dari BMKG Bandung. Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Diskar PB Kota Bandung, Sihar Pandapotan Sitinjak alat utamanya akan disimpan di Mako Dinas Kebakaran sedangkan monitornya akan disimpan di 4 SKPD agar serentak terpantau di dinas terkait.***