. Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum pun secara resmi meluncurkan program “Sejajar” di Hotel Holiday Inn, Jl. Dr Djunjunan No. 96, Kota Bandung, Rabu (19/12/18).

Bandung – Bagi anak-anak usia sekolah yang tidak bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA/SMK atau sederajat di Jawa Barat kini bisa tersenyum bahagia. Melalui program “Sekolah Jabar Juara” (Sejajar), mereka bisa kembali mengenyam bangku pendidikan dan menggapai cita-cita yang diimpikan.

“Sejajar” merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan kualitas pendidikan khususnya pendidikan menengah dan layanan khusus.

 

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan pendidikan adalah salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui “Sejajar”, Uu berharap bisa menjadi solusi bagi anak-anak usia sekolah di Jawa Barat yang belum mengenyam pendidikan khususnya untuk tingkat SMA/SMK atau sederajat.

“Mudah-mudahan (Sejajar) salah satu solusi tentang permasalahan pendidikan di Jawa Barat dengan program “Sejajar”, bisa teratasi, bisa terantisipasi. Tidak ada lagi anak-anak usia sekolah yang tidak mengenyam pendidikan,” ujar Uu dalam sambutannya.

“Oleh karena itu, saya minta kepada masyarakat untuk mendukung program ini. Bukti dukungan yang diberikan yaitu kalau ada mereka yang belum sekolah segera masukkan, laporkan. Bantu didorong,” tambah Uu ditemui usai acara peluncuran.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat Ahmad Hadadi menuturkan, bahwa hingga saat ini sudah ada 300-an sekolah yang ditunjuk untuk “Sejajar”.

Bagi masyarakat yang mempunyai atau menemukan anak usia sekolah tapi belum bersekolah bisa mendaftar ke sekolah yang ditunjuk tersebut.

“Daftarnya bisa lewat ke sekolah yang ditunjuk. Di masing-masing kabupaten/kota ada, sekarang lebih dari 300 sekolah yang ditunjuk,” kata Kadisdik.

Hingga kini jumlah siswa yang telah mengikuti Sekolah Jabar Juara diantaranya untuk program SMK PJJ mencapai hampir 50 ribu siswa.

“Siswa kami di 2017 ada 34 ribu sekarang ada 15 ribu. Jadi, sekarang sudah ada hampir 50 ribu peserta didik Sekolah Jabar Juara,” tandas Kadisdik.

Adapun kegiatan yang dikelompokkan ke dalam Sekolah Jabar Juara, di antaranya:

  1. Sekolah Menengah (SM) Terbuka,
  2. SMK Pendidikan Jarak Jauh (PJJ),
  3. Smart School,
  4. Digital Learning,
  5. Beasiswa untuk siswa miskin,
  6. Penguatan Laboratorium SMA,
  7. Bengkel kerja SMK,
  8. Pengembangan SMK Tematik,
  9. Penguatan Kerjasama SMK dengan industri,
  10. Penguatan kompetensi guru, kepala sekolah, pengawas, dan tenaga pendidikan lainnya,
  11. Pengembangan Sekolah Hijau, dan
  12. Pengembangan Sekolah Inklusif, Ramah Anak, Sekolah Aman Bencana, dan Sekolah Tangguh.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.