Jokowi Akan Lantik Sejumlah Wakil Menteri Siang Ini, Berikut Nama-namanya

Jhon Wempi Wetipo

KILASBANDUNGNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) siap melantik beberapa Wakil Menteri di Istana Merdeka siang ini, Jumat (25/10/2019).

Seperti dilansir dari laman detikcom, pelantikan ini bakal dimulai pukul 14.00 WIB dan diperkirakan 11 Wakil Menteri alias Wamen yang akan dilantik.

Sehari sebelumnya, Jokowi menegaskan format wakil menteri (wamen) di Kabinet Indonesia Maju sudah rampung. Posisi Wamen akan dijabat dari kalangan politikus hingga profesional.

“Mengenai wamen jadi, sebetulnya sudah selesai. Ada yang dari partai ada juga yang dari profesional. Yang kita harapkan betul-betul membantu menterinya,” kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019).

Jokowi memaparkan ada kementerian yang membutuhkan wamen lebih dari satu. Sebab, yang harus diawasi cukup banyak.

“Saya contoh di BUMN kalau menterinya membutuhkan wamen sampai 3 dan itu diperlukan dan kita tahu BUMN kita ada 140-an BUMN, 140-an perusahaan, kalau mengelola perusahaan sebanyak itu perlu pengawasan perlu dikontrol, perlu cek, ya kalau diperlukan itu ya nggak apa-apa,” ujarnya.

Menjelang pelantikan, sejumlah calon wakil menteri merapat ke Istana pagi. Mereka datang satu per satu, namun dalam jarak waktu yang tak terlalu jauh.

Ada yang berlatar belakang profesional, partai politik hingga relawan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019.

Berikut daftar 12 calon wakil menteri yang dipanggil ke Istana pagi ini.

  1. Budi Gunadi Sadikin, Dirut Inalum
  2. Wahyu Sakti Trenggono, Bendahara TKN Jokowi-Ma’ruf
  3. Zainut Tauhid, politisi PPP
  4. Angela Hary Tanoesoedibjo, politisi Perindo
  5. Surya Tjandra , politisi PSI
  6. Wempi Watimpo, mantan Bupati Jayawijaya, politisi PDI-P
  7. Kartika Wiryoatmojo, Dirut Mandiri
  8. Mahendra Siregar, Dubes RI untuk Amerika Serikat
  9. Alue Dohong, pejabat Badan Restorasi Gambut
  10. Budi Arie Setiadi, Ketua Umum Relawan Projo
  11. Jerry Sambuaga, Politsi Golkar
  12. Suahasil Nazara, Kepala Badan Kebijakan Fiskal