Situasi Kondusif Dukung Keberhasilan Pembangunan Kota

Bandung – Situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif menjadi bagian penting keberhasilan sebuah kota. Hal itu berkontribusi sekitar 50 persen terhadap keberhasilan pembangunan.

“Bila sebuah kota tidak kondusif secara sosial, ekonomi, budaya maupun politik maka jangan harap pembangunan di kota itu bisa lancar,” tegas Wakil Wali Kota Bandung, Oded M. Danial saat membuka Evaluasi Penyelenggaraan Pilkada serentak 2018 di Hotel El Royale Jalan Merdeka Bandung Selasa (31/7/2018).

Menurut Oded, apabila kota tersebut bisa menghadirkan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif maka dipastikan program pembangunan akan naik tingkat kesuksesannya. Roda pemerintahan sesungguhnya sangat bergantung pada rasa aman dan nyaman masyarakat. Oleh karenanya, kebijakam strategis kepala daerah harus mampu membangun silaturahim.

‚ÄúSilaturahmi seperti ini sangat penting sebagai fondasi memperkuat situasi kondusif di Kota Bandung. Dengan acara rekonsiliasi maka komunikasi antar stakeholder baik di kewilayahan maupun di lembaga pemerintahan akan selalu terjaga. Saya akan terus mendorong kegiatan rekonsiliasi dan koordinasi seperti ini,” ujar Oded melalui rilis Pemerintah Kota Bandung.

Di kesempatan itu, Oded juga berterima kasih kepada semua unsur masyarakat karena telah menyukseskan Pilkada Serentak di Kota Bandung. Untuk itu juga, Oded meminta agar seluruh stakeholder terus mempererat silaturahmi.

“Mari kita bersama-sama menciptakan Kota Bandung yang kondusif. Kota Bandung repeh dan rapih dengan membangun silaturahmi dan koordinasi yang baik. Sehingga pembangunan di Kota Bandung lancar dan pesat menuju Bandung Juara di Indonesia,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung, Hikmat Ginanjar memastikan, Pilkada Serentak 2018 lalu berjalan aman, lancar, dan kondusif. Hikmat berharap situasi yang sama terjadi juga saat penyelenggaraan Pemilu Presiden mendatang.

“Harapan kami, Pemilu Presiden juga berlangsung kondusif dan lancar. Kami juga berharap angka partisipasi masyarakat semakin tinggi,” katanya dalam acara Evaluasi Penyelenggaraan Pilkada serentak 2018 di Hotel El Royale Jalan Merdeka Bandung Selasa (31/7/2018).

“Pada (Pilkada) tahun 2013 yang lalu, Angka Partisipasi Masyarakat hanya 58 persen. Alhamdulillah di tahun 2018 ini mencapai 70 persen,” lanjut Hikmat.

Hikmat menegaskan, Pemerintah Kota Bandung berkewajiban mendukung penyelenggaraan Pemilu agar berjalan lancar.

“Pemilu damai dan berkualitas merupakan sasaran bagi kita agar masyarakat dapat menyalurkan hak pilihnya. Badan Kesbang menyelenggarakan acara ini agar dapat mensinergikan semua lembaga pemerintah agar dapat terus berkoordinasi dalam penyelenggaraan pelaksanaan Pilkada serentak,” jelasnya.***