Kilas Bandung, Senin (22/7/2019)

KilasBandung – Kota Bandung akan terus meningkatkan layanan sebagai kota ramah anak meski saat ini anak jalanan masih banyak di Kota Bandung. Ketua TP PKK Kota Bandung Siti Muntamah Oded mengatakanpihaknya akan bekerjasama dengan semua pihak untuk meningkatkan kualitas kota ramah anak tersebut.

Pemkot Bandung sedang menyiapkan landasan hukum untuk memberlakukan pajak daerah bagi PKL yang kemungkinan berlaku mulai tahun 2020. Kepala BPPD Kota Bandung Arief Prasetya mengatakan potensi pajak PKL di Kota Bandung cukup tinggi terutama yang berada di kawasan Cibadak, Cikapundung, dan di GOR Saparua.

Bank Indonesia menilai tantangan perekonomian global dan berbagai isu terkait industri manufaktur di Jabar semakin berat sehingga perlu solusi efektif untuk mengatasi permasalahan dan meningkatkan kinerja industri Jawa Barat. Kepala  KPw BI Jabar Doni P Joewono mengatakan hal ini menjadi penting karena industri pengolahan masih menjadi sektor penopang utama perekonomian di Jabar.

Sebanyak 8 kelurahan di Kota Bandung diajukan untuk mengikuti penilaian kelurahan atau desa sadar hukum dari kementrian hukum dan HAM. Tahun ini setidaknya terdapat 130 desa atau kelurahan yang ditargetkan disebut sadar hukum.

Pemkot Bandung mengapresiasi upaya Masyarakat Pencak Silat Indonesia yang menggelar kegiatan temu pendekar. Wali Kota Bandung Oded M. Danial berharap kegiatan ini dapat terus berkesinambungan karena selain ikut melestarikan seni budayajuga mendorong peningkatan sektor pariwisata.

Kegiatan Temu Pendekar merupakan kegiatan rutin yang digelar secara periodik 2 tahun sekali. Menurut Ketua Masyarakat Pencak Silat Indonesia Edwin Senjaya inti dari kegiatan ini adalah untuk memupuk serta mengembangkan seni budaya Pencak Silat, terutama di kalangan generasi muda kota Bandung.***

Dengarkan Audio Podcastnya di sini.