Hari Kedua Ganjil Genap di Bandung, Ratusan Kendaraan Diputarbalik

KILASBANDUNGNEWS.COM – Kebijakan ganjil genap di Bandung kembali diberlakukan di hari kedua. Di hari kedua ini, sudah ada ratusan kendaraan luar kota yang diputarbalik.

Pantauan di Gerbang Tol Pasteur pada Sabtu (4/9/2021) kondisi di GT Pasteur cukup lengang. Sejumlah aparat gabungan tampak bersiaga di lokasi pemeriksaan ganjil genap.

Beberapa kendaraan tampak diberhentikan petugas. Terlebih kendaraan luar kota yang berpelat ganjil. Untuk hari ini, kebijakan yang bisa masuk ke Bandung yaitu berpelat nomor belakang genap menyesuaikan tanggal hari ini.

“Untuk sampai hari ini dari pukul 06.00 WIB tadi sudah kita putarbalikkan 158 kendaraan dari beberapa ratus yang sempat kita periksa,” ucap Kapolsek Sukajadi AKBP Marcelinus di GT Pasteur.

Dia mengatakan kondisi arus kendaraan yang datang ke Bandung dinilai lebih meningkat ketimbang hari pertama kemarin. Hal itu juga terlihat dari kendaraan yang diputarbalik hingga pukul 09.00 WIB yang sudah mencapai ratusan kendaraan.

“Hari kedua ini sangat luar biasa ya. Kita lihat sendiri bahwa kendaraan yang masuk ke Kota Bandung lebih banyak dibanding kemarin pagi kalau kita perhatikan. Jadi ini adanya peningkatan pemutarbalikkan di hari kedua,” tutur dia.

Menurut Marcel, mayoritas kendaraan yang datang berasal dari sejumlah kota di luar Bandung di antaranya Jakarta, Bogor dan daerah lain.

“Kebanyakan mau wisata, wisata kuliner sekalian bertemu saudaranya,” kata dia.

Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Bandung AKBP M Rano Hadianto menambahkan pada hari pertama jumlah kendaraan yang diputarbalik sebanyak 817 kendaraan.

“817 kendaraan (diputarbalik). Beberapa kendaraan di Pasteur dan lainnya berdasarkan laporan jajaran, yang tidak sesuai dengan sistem ganjil genap kita putar balik,” kata Rano.

Menurut Rano kendaraan di hari pertama tak terjadi peningkatan signifikan. Sehingga kondisi lalu lintas lancar.

“Untuk hari pertama kendaraan yang masuk ke kota Bandung khususnya kendaraan pelat nomor luar kota Bandung masih belum terlihat peningkatan yang signifikan. (Sumber : news.detik.com)