Satgas Citarum Sektor 7 Bangun Demplot Pertanian di 14 Desa

Personil Satgas Citarum Harum Sektor 7 melakukan pemanfaatan lahan di bantaran sungai Citarum di Demplot Rancamanyar Desa Rancamanyar Kec Baleendah, Selasa (4/8/2020). (Foto: Kilas Bandung News/ Suparno)

KILASBANDUNGNEWS.COM – Program ketahanan pangan saat ini menjadi fokus Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum Sektor 7 dalam upaya pemanfaatan bantaran sungai selain melaksanakan tugas rutin menata bantaran aliran sungai Citarum.

Dansektor 7 Kolonel Kav Purwadi mengatakan pemanfaatan lahan bantaran sungai serentak dilakukan di 14 Desa di Kab. Bandung yang berada di Sektor 7, sebagai upaya mendukung TNI terutama Kodam III/Siliwangi dalam meningkatkan ketahanan pangan.

“Beberapa desa yang sudah membuat lahan pertanian diantaranya Desa Sangkanhurip, Desa Rancamanyar, Kelurahan Andir, Desa Cangkuang Wetan, Desa Sukamukti dan lainnya, sementara untuk Desa Sulaiman dan Desa Margahayu masih dalam penggarapan lahan,” ucapnya.

Menurut Purwadi, pemanfaatan lahan bantaran Citarum ini bisa meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, selain sayuran dengan jarak tanam singkat, setiap beberapa meter ditanami pohon keras sebagai penguat tanah, sehingga warga ikut merawatnya.

“Pemanfaatan lahan bantaran, sebelum ditanami disiram dulu dengan menggunakan Bios 44, hal itu dimaksudkan supaya unsur hara tanahnya kembali normal dan layak ditanami,” kata Purwadi, di Demplot Rancamanyar Desa Rancamanyar Kec. Baleendah, Selasa (4/8/2020).

Purwadi menyatakan, jika tidak ada pemanfaatan lahan bantaran, dikhawatirkan kedepannya akan kembali kotor dan penuh sampah sehingga dengan adanya pemanfaatan lahan akan membuat warga sekitar bantaran aktif membersihkan bantaran dan mereka juga akan ikut mengawasi.

“Ketika ada tanaman di bantaran sungai yang rusak atau dipanen, maka bisa diganti seketika dengan bibit yang tersedia. Dengan begitu kawasan tersebut akan selalu lestari dengan pemandangan hijau yang menyegarkan bagi siapapun yang melintas atau berkunjung,” tuturnya. (Parno)